(: Renungan Sejenak :)
Di sana di daerah padang rumput
nan hijau, ditengah-tengahnya terdapat sebuah pohon yang tumbuh menjulang
tinggi. Pohon yang begitu lebat daun hijaunya dan cantik dengan warna kuning
buahnya yang sudah masak. Begitu indahnya pohon tersebut sehingga mengundang
datangnya burung jalak dan berkata, “Indah sekali duhai kau wahai pohon. Daunmu
begitu lebat dan hijau. Buahmu begitu banyak dan cantik dengan warna kuningnya
karena sudah masak.”
Mendengar pujian dari Sang Burung
Jalak, pohon pun tersanjung dan menjawa, “Jika memang begitu, tinggalah wahai
burung Jalak di pohonku ini.” Dengan senang hati Sang Burung Jalak pun tinggal
di pohon tersebut.
Ternyata keindahan Sang Pohon
terdengar sampai ke Burung Kenari sehingga Burung Kenari mendatangi Sang Pohon
dan menyanyikan lagu indah untuk Sang Pohon. Sang Pohon pun tersanjung dan
meminta Burung Kenari untuk menyanyikan lagu indah tersebut setiap hari. Burung
Kenari menyanggupi permintaan pohon indah tersebut, sehingga setiap harinya
Burung Kenari selalu mendatangi Pohon untuk menyanjung Sang Pohon lewat
lagunya.
Suatu hari daun sang Pohon
menguning dan mulai berguguran. Buahnya mulai berjatuhan dan tangkai pohonnya
pun mulai mengkerut. Karena kondisi ini, Burung Jalak pun pergi meninggalkan
Sang Pohon dan Burung Kenari tidak lagi dateng untuk menyanyikan lagu. Tapi
kondisi ini mengundang Burung Pelatuk dan mematuki batang pohon tersebut. Sang
Pohon berteriak kesakitan karena batangnya dipatuki Sang Burung Pelatuk. Begitu
keras teriakan pohon tapi Burung Pelatuk tidak menghiraukannya dan terus
mematuki batang pohon tersebut.
Ternyata Sang Burung Pelatuk
mematuki Pohon karena hendak memakan semua ulat yang ada di dalam batang pohon
tersebut. Setelah semua ulat habis dimakan Burung Pelatuk, Sang Pohon sedikit
demi sedikit sehat kembali. Pucuk daun muda pun mulai terlihat dan daunnya
semakin hari semakin lebat kembali. Hingga Sang Pohon berbuah lagi seperti
semula menjadi Sang Pohon yang indah lagi di tengah padang rumput.
Hikmahnya adalah . . . .
#nasehateman
#terusemangaterus
Tidak ada komentar:
Posting Komentar