Minggu, 05 Juli 2015

Mana yang Sesungguhnya Teman

(: Renungan Sejenak :)

Di sana di daerah padang rumput nan hijau, ditengah-tengahnya terdapat sebuah pohon yang tumbuh menjulang tinggi. Pohon yang begitu lebat daun hijaunya dan cantik dengan warna kuning buahnya yang sudah masak. Begitu indahnya pohon tersebut sehingga mengundang datangnya burung jalak dan berkata, “Indah sekali duhai kau wahai pohon. Daunmu begitu lebat dan hijau. Buahmu begitu banyak dan cantik dengan warna kuningnya karena sudah masak.”

Mendengar pujian dari Sang Burung Jalak, pohon pun tersanjung dan menjawa, “Jika memang begitu, tinggalah wahai burung Jalak di pohonku ini.” Dengan senang hati Sang Burung Jalak pun tinggal di pohon tersebut.

Ternyata keindahan Sang Pohon terdengar sampai ke Burung Kenari sehingga Burung Kenari mendatangi Sang Pohon dan menyanyikan lagu indah untuk Sang Pohon. Sang Pohon pun tersanjung dan meminta Burung Kenari untuk menyanyikan lagu indah tersebut setiap hari. Burung Kenari menyanggupi permintaan pohon indah tersebut, sehingga setiap harinya Burung Kenari selalu mendatangi Pohon untuk menyanjung Sang Pohon lewat lagunya.

Suatu hari daun sang Pohon menguning dan mulai berguguran. Buahnya mulai berjatuhan dan tangkai pohonnya pun mulai mengkerut. Karena kondisi ini, Burung Jalak pun pergi meninggalkan Sang Pohon dan Burung Kenari tidak lagi dateng untuk menyanyikan lagu. Tapi kondisi ini mengundang Burung Pelatuk dan mematuki batang pohon tersebut. Sang Pohon berteriak kesakitan karena batangnya dipatuki Sang Burung Pelatuk. Begitu keras teriakan pohon tapi Burung Pelatuk tidak menghiraukannya dan terus mematuki batang pohon tersebut.


Ternyata Sang Burung Pelatuk mematuki Pohon karena hendak memakan semua ulat yang ada di dalam batang pohon tersebut. Setelah semua ulat habis dimakan Burung Pelatuk, Sang Pohon sedikit demi sedikit sehat kembali. Pucuk daun muda pun mulai terlihat dan daunnya semakin hari semakin lebat kembali. Hingga Sang Pohon berbuah lagi seperti semula menjadi Sang Pohon yang indah lagi di tengah padang rumput.

Hikmahnya adalah . . . . 

#nasehateman
#terusemangaterus

Tidak ada komentar:

Posting Komentar